Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Operasi Katarak Harus Tunggu Sampai Matang? Mitos Berbahaya yang Perlu Diluruskan!

Ditinjau oleh

dr. Fitria Romadiana, SpM(K)

Terakhir diperbaharui pada

5 November 2025

Bagikan

operasi katarak harus tunggu matang

Gangguan mata seperti katarak memang tidak bisa diabaikan dan harus segera ditangani. Salah satu solusi tepatnya adalah dengan operasi katarak. Namun apakah benar jika operasi katarak harus tunggu matang? 

Maksud dari operasi katarak harus tunggu matang di sini adalah saat kondisi katarak sudah sangat parah. Pernyataan yang mengatakan bahwa operasi katarak harus dilakukan menunggu matang ini jelas hanyalah mitos belaka. 

Pasalnya jika katarak sudah dalam kondisi sangat parah, proses operasi juga akan semakin sulit. Selain itu tidak menutup kemungkinan akan membuat penderitanya buta. 

Asal-Usul Mitos “Tunggu Matang”

Munculnya mitos terkait operasi katarak yang harus dilakukan menunggu kondisi ‘matang’ tentunya bukan tanpa alasan. Zaman dahulu sebelum adanya kemajuan teknologi canggih seperti saat ini, gangguan Katarak memang sangat disarankan untuk dilakukan operasi ketika telah memasuki stadium sangat parah atau istilahnya dalam kondisi matang. 

Selain itu dalam beberapa kasus medis, memang ada banyak metode perawatan gangguan katarak pada pasien. Pada tahap ringan atau tahap awal dokter mata bisa saja hanya memberikan obat tetes mata khusus. 

Dalam hal ini pemberian obat tetes mata dilakukan untuk memperlambat perkembangan efek Katarak yang bisa menghilangkan fungsi penglihatan. Namun untuk kondisi katarak yang sudah tahap penglihatan kabur dan sangat mengganggu aktivitas, memang satu-satunya jalan pengobatan adalah dengan melakukan operasi. 

Saat ini di zaman yang mana sudah ada kemajuan teknologi medis yang sangat canggih. Gangguan mata Katarak yang masih dalam kondisi dini pun bisa diatasi dengan tindakan operasi agar kondisinya tidak semakin memburuk. 

Mengapa Menunda Operasi Operasi Katarak Berbahaya?

Katarak adalah salah satu penyakit atau gangguan kesehatan mata yang resikonya bahkan bisa membuat penderitanya menjadi buta. Kondisi katarak dini yang tidak segera ditangani bisa bertambah parah.  Kondisi mata katarak jelas berbeda dengan kondisi mata minus pada umumnya. Tanpa operasi, penderita mata minus masih bisa diatasi dengan pemakaian kacamata. 

Menunda operasi katarak yang sudah pada kondisi harus melakukan operasi juga dapat menimbulkan berbagai macam resiko yang berbahaya. Berikut di bawah ini ada alasan mengapa menunda operasi pada mata Katarak bisa sangat berbahaya: 

1. Resiko Komplikasi Meningkat

Saat kondisi mata yang sudah terkena katarak tidak segera diatasi, maka hal ini sangat mungkin memunculkan resiko komplikasi gangguan lain yang juga sangat berbahaya. Pasalnya mata yang dalam kondisi katarak sifatnya sensitif sehingga lebih mudah potensinya untuk terkena Komplikasi gangguan mata lainnya. 

Bahkan jika sudah dalam kondisi sangat parah lantas pasien baru dioperasi, resiko datangnya komplikasi pasca operasi juga dapat terjadi. Utamanya resiko kebutaan secara permanen bisa saja terjadi jika katarak terlanjur ada di fase terparah. 

Baca juga: Benarkah Daun Kitolod Bisa Sembuhkan Katarak dan Mata Minus?

2. Kualitas Hidup Menurun

Pada saat kondisi mata terkena katarak, sudah pasti kualitas penglihatan akan menurun. Dengan menurunnya kualitas penglihatan, sudah pasti kualitas hidup juga jadi menurun. Hal ini karena berbagai aktivitas harian tentu akan sangat terganggu, apalagi jika gejala mata kabur sudah mulai muncul.

Bahkan jika penderita sudah mulai mengalami kebutaan, maka sudah pasti hal itu akan sangat merugikan dan mengganggu aktivitasnya. Penderita jadi tidak bisa maksimal dalam melakukan berbagai hal yang membutuhkan ketelitian penglihatan. Selain itu tampilan mata juga akan berubah yang mana akan sangat mempengaruhi kepercayaan dirinya. 

Baca juga: Mata Merah 

Kapan Waktu Ideal Operasi Katarak?

Sebenarnya saat mata katarak masih dalam kondisi sangat dini tanpa adanya gejala gangguan penglihatan, proses penyembuhan atau penanganannya masih bisa ringan tanpa tindakan operasi. Hal ini tentu sudah sesuai dengan anjuran dari dokter mata

Berbeda halnya dengan kondisi Katarak yang sudah mulai menunjukkan gejala gangguan penglihatan tentu harus merujuk pada tindakan yang lebih serius seperti operasi. Lantas kapan sebenarnya waktu yang ideal untuk mengambil tindakan operasi bagi penderita mata katarak? 

Baca juga: 10 Tanda Operasi Katarak Gagal 

Kriteria dari Dokter NEC

Sama halnya dengan tindakan serius lain seperti Lasik, tindakan operasi katarak juga punya waktu ideal yang baik dilakukan. Menurut dokter mata NEC, Waktu ideal untuk mengambil tindakan operasi katarak adalah ketika Katarak tersebut sudah mulai mengganggu penglihatan penderita. Penglihatan mulai kabur, aktivitas harian terganggu karena mata tidak bisa bekerja normal, itu adalah kondisi yang mana sudah sangat tepat untuk dilakukan tindakan operasi katarak. 

Teknologi NEC Untuk Operasi Katarak yang Lebih Aman

Seiring kemajuan zaman dan teknologi, dunia medis juga mengalami kemajuan dalam hal teknologi tindakan medisnya. Salah satu contohnya adalah semakin canggihnya teknologi yang digunakan untuk melakukan tindakan operasi katarak. 

NEC (National Eye Center) sebagai salah satu klinik mata terbaik yang ada di Surabaya pun sudah memiliki layanan operasi Katarak Lensa Premium. Layanan ini adalah layanan terbaik yang menggabungkan antara teknologi phacoemulsification dan lensa premium katarak. 

Dengan kecanggihan teknologi operasi ini, tidak hanya masalah katarak saja yang akan teratasi. Pasien dengan riwayat gangguan Refraksi seperti Miopi pun bisa teratasi dengan mengambil tindakan operasi ini. Tindakan operasi premium ini tidak akan memakan waktu lama karena prosesnya sangat efektif dalam hal waktu. Selain itu teknik yang digunakan sudah tanpa jahit sehingga pemulihannya juga akan  lebih cepat. 

Yuk simak juga video edukasi kesehatan mata lainnya dari channel NEC seperti di bawah ini: