Mata berlendir atau lebih sering dikenal dengan Belek merupakan kumpulan minyak, air dan kotoran pada mata seperti lendir. Mata belekan merupakan keadaan normal yang dialami setiap orang setiap kali bangun tidur.
Namun, sakit mata belekan bisa jadi merupakan tanda adanya penyakit mata seperti infeksi atau peradangan. Yuk simak penjelasan tentang mata berlendir.
Apa Penyebab Lendir di Mata?

Kondisi mata berlendir mengindikasikan konjungtivitis virus, yang sering ditandai dengan mata yang menghasilkan lendir lebih banyak dari biasanya, atau berupa mata kering, atau bentuk benang atau gumpalan halus di mata. Konjungtivitis alergi biasanya disebabkan oleh suatu alergen, terutama jika Anda memiliki riwayat alergi.
Alergi ini bisa berasal dari debu, serbuk sari, air lensa kontak, riasan, air mata. Sulit untuk menentukan apakah kondisi mata yang berlendir memiliki dampak yang serius, sehingga perlu memeriksakan ke dokter mata.
Sebenarnya kondisi ini memiliki banyak gejala yang patut diwaspadai, seperti penglihatan kabur karena banyak lendir yang menumpuk di mata, ada rasa ada benda asing tersangkut di mata, iritasi dan nyeri pada mata dan mata merah akibat peradangan yang terjadi karena lendir yang berlebihan.
Baca Juga: Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Terasa Berpasir!
Kenapa mata berlendir seperti benang?
Penyakit mata belekan atau mata berlendir sering dianggap penyakit mata biasa atau dianggap tidak berbahaya. Namun Anda harus tetap waspada dengan penyakit mata ini dari berbagai penyebab. Berikut merupakan penyebab dari mata berlendir:
1. Bintitan
Adanya benang asing yang masuk ke mata
2. Konjungtivitis
Konjungtivitis dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau reaksi alergi. Anak-anak dan orang dewasa bisa terkena kondisi ini. Gejala konjungtivitis lainnya termasuk mata merah, gatal, dan rasa terbakar.
3. Blefaritis
Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata, biasanya disebabkan oleh peradangan pada rambut kelopak mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kelenjar meibom yang memproduksi minyak secara tidak normal.
4. Mata Kering
Jika mata terasa kering bisa menggunakan pengobatan artificial tears atau air mata pengganti.
5. Saluran air mata tersumbat
Penyumbatan saluran air mata terjadi karena ada sesuatu yang menghalangi cairan air mata mengalir keluar dari mata.
6. Penggunaan lensa kontak
Menggunakan lensa kontak yang tidak tepat dapat menyebabkan infeksi mata dengan ditandai munculnya lendir pada mata.
Baca Juga: Terapi Mata Minus Anak, Kontak Lensa RGP Bisa Jadi Pilihan Aman
Cara mengobati dan mencegah mata berlendir
Walaupun mata berair bukan penyakit yang berbahaya namun bila sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan penderita. Berikut adalah cara pengobatan mata berair yaitu:
- Gunakan obat tetes mata yang sesuai dengan kondisi Anda. Misalnya jika air mata disebabkan oleh mata kering, Anda bisa menggunakan air mata buatan. Jika dipicu oleh alergi, gunakan lotion yang mengandung antihistamin.
- Hindari penyebab alergi, seperti debu atau bulu hewan peliharaan. Jaga kebersihan rumah Anda untuk menghindari iritasi.
- Gunakan kacamata hitam untuk menghalangi sinar UV saat beraktivitas di luar ruangan, terutama jika kondisi Anda disebabkan oleh keratitis.
- Jika mata Anda terasa perih dan juga berair akibat bintit basuhlah kelopak mata Anda dengan air hangat selama 5 hingga 10 menit, ulangi proses ini 3 hingga 5 kali sehari.
- Hindari memegang atau bahkan mengucek mata.
Baca Juga: Katarak: Penyebab, Gejala, Dan Cara mengobati
Yuk Periksakan Mata Anda
Bila mata Anda terkena penyakit belekan lebih dari seminggu dan juga mengganggu kegiatan sehari-hari Anda. Maka periksakan mata Anda ke dokter Mata, sehingga tahu penyebab dari mata berair dan cara pengobatannya. Meskipun mata berair bukan merupakan penyakit berbahaya namun Anda harus tetap waspada dan juga selalu menjaga kesehatan mata Anda.
Jika Anda mengalami keluhan mata yang serupa, atau gangguan penglihatan yang lain, segera cek kondisi kesehatan mata Anda. Konsultasi dokter mata penting Anda lakukan setidaknya 6 bulan sekali. Kunjungi National Eye Center sebagai tempat lasik yang kredibel.
Dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis mata, hasil check up menjadi lebih akurat dan terpercaya dengan penanganan yang tepat dengan kondisi Anda.
Sumber
dr. Irma Suryani, Sp.M
Yuk Simak Video kesehatan mata yang lain

















