Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Mengenal Koloboma, Gangguan pada Jaringan Mata

Ditinjau oleh

Rizqi Ibrani

Terakhir diperbaharui pada

26 April 2025

Bagikan

Mengenal Koloboma, Gangguan pada Jaringan Mata

Koloboma adalah kondisi langka yang terjadi sejak lahir, di mana ada bagian jaringan mata yang hilang atau tidak berkembang dengan sempurna. Kondisi ini dapat mempengaruhi berbagai bagian mata, dan dampaknya pada penglihatan bervariasi, mulai dari tidak ada gangguan hingga gangguan penglihatan yang signifikan.

Apa itu Koloboma di Mata?

Apa itu Koloboma di Mata?

Koloboma adalah kelainan bawaan yang terjadi saat perkembangan mata bayi dalam kandungan tidak sempurna. Normalnya, saat pembentukan mata, ada celah yang disebut celah koroidal yang akan menutup pada usia kehamilan sekitar lima minggu. Pada koloboma, penutupan ini tidak terjadi sempurna, sehingga meninggalkan celah atau kekurangan jaringan pada bagian mata tertentu.

Penyebab dari Koloboma

Penyebab pasti koloboma belum diketahui sepenuhnya, tetapi diduga melibatkan faktor genetik dan lingkungan. Beberapa sindrom genetik seperti sindrom CHARGE dan sindrom Coloboma juga dikaitkan dengan peningkatan risiko koloboma.

Jenis-Jenis Koloboma

Koloboma adalah kondisi langka di mana jaringan normal di mata atau struktur mata lainnya tidak ada sejak lahir. Kondisi ini terjadi akibat gangguan perkembangan mata janin selama kehamilan. Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai jenis-jenis koloboma serta dampaknya:

  1. Koloboma Iris

Jenis koloboma ini adalah yang paling umum terjadi, di mana sebagian dari iris, yaitu bagian berwarna pada mata, tidak terbentuk secara sempurna. Akibatnya, pupil mata tidak berbentuk bulat sempurna, melainkan tampak seperti lubang kunci, celah, atau bentuk yang menyerupai “air mata”. Kondisi ini dapat menyebabkan sensitivitas terhadap cahaya yang berlebihan (fotofobia) dan gangguan penglihatan ringan hingga sedang, tergantung pada ukuran dan lokasi koloboma.

  1. Koloboma Lensa

Koloboma lensa melibatkan hilangnya atau tidak berkembangnya sebagian dari lensa mata. Hal ini dapat menyebabkan katarak, yaitu kekeruhan pada lensa, atau perubahan bentuk lensa yang tidak normal. Dampaknya dapat berupa penglihatan kabur, distorsi penglihatan, atau penurunan ketajaman penglihatan, yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melihat dengan jelas.

  1. Koloboma Retina

Jenis koloboma ini terjadi ketika sebagian dari retina, lapisan peka cahaya di bagian belakang mata, tidak terbentuk dengan baik. Koloboma retina dapat mempengaruhi makula, bagian tengah retina yang bertanggung jawab untuk penglihatan tajam, atau area lain dari retina. Dampaknya dapat berupa gangguan lapang pandang, munculnya bintik buta, atau penurunan ketajaman penglihatan yang signifikan, tergantung pada lokasi dan ukuran koloboma.

  1. Koloboma Saraf Optik

Koloboma saraf optik melibatkan tidak berkembangnya sebagian dari saraf optik, saraf yang menghubungkan mata ke otak. Kondisi ini dapat mempengaruhi kemampuan mata untuk mengirimkan informasi visual ke otak. Dampaknya dapat berupa penurunan ketajaman penglihatan, gangguan lapang pandang, atau dalam kasus yang parah, bahkan kebutaan.

  1. Koloboma Kelopak Mata

Kondisi ini menyebabkan kelainan pada kelopak mata, sehingga kelopak mata tampak memiliki lekukan atau bagian yang hilang. Koloboma kelopak mata dapat menyebabkan masalah pada perlindungan mata, seperti mata kering, dan juga dapat mempengaruhi penampilan estetika.

Baca Juga : NEC Gelar Diskusi Ortho-K pada Anak, Dapatkan Special Price untuk Koreksi Mata!

Gejala Koloboma

Gejala Koloboma

Gejala koloboma bervariasi tergantung pada bagian mata yang terkena dan tingkat keparahannya. Beberapa gejala umum meliputi:

  1. Pupil yang Tidak Berbentuk Bulat Sempurna

Ini adalah gejala yang paling mencolok, terutama pada koloboma iris. Pupil yang seharusnya bulat sempurna, pada penderita koloboma, dapat terlihat seperti lubang kunci, celah, atau memiliki tepi yang tidak rata. Perubahan bentuk ini bukan hanya masalah estetika, tetapi juga mempengaruhi cara cahaya masuk ke mata, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

  1. Penglihatan Kabur atau Terdistorsi

Koloboma dapat mengganggu kejernihan penglihatan, menyebabkan penglihatan menjadi kabur atau terdistorsi. Hal ini dapat terjadi karena kelainan pada lensa, retina, atau saraf optik. Tingkat keparahan gangguan penglihatan ini bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, tergantung pada seberapa parah dan di mana koloboma tersebut berada.

  1. Sensitivitas Terhadap Cahaya (Fotofobia)

Penderita koloboma, terutama koloboma iris, sering kali mengalami peningkatan sensitivitas terhadap cahaya. Hal ini terjadi karena pupil yang tidak normal tidak dapat mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dengan efektif. Akibatnya, mereka mungkin merasa tidak nyaman atau silau saat berada di lingkungan yang terang.

  1. Lapang Pandang Menyempit

Koloboma yang memengaruhi retina atau saraf optik dapat menyebabkan penyempitan lapang pandang. Penderita mungkin mengalami kesulitan melihat objek di tepi penglihatan mereka. Penyempitan lapang pandang ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, seperti mengemudi atau berolahraga, karena mereka mungkin tidak dapat melihat objek yang berada di luar fokus pandangan langsung mereka.

  1. Strabismus (Mata Juling)

Dalam beberapa kasus, koloboma dapat menyebabkan strabismus, yaitu kondisi di mana kedua mata tidak sejajar. Hal ini dapat terjadi karena gangguan pada otot-otot yang mengendalikan gerakan mata atau karena gangguan penglihatan yang menyebabkan mata tidak dapat fokus secara bersamaan. Strabismus dapat memengaruhi koordinasi mata dan menyebabkan masalah penglihatan ganda.

Baca Juga : ZEISS SMILE dan PHAKIC IOL: Perbedaan dan Efek Sampingnya

Apakah koloboma bisa bertambah parah?

Koloboma umumnya tidak bertambah parah seiring waktu. Kondisi ini cenderung stabil setelah bayi lahir. Namun, beberapa masalah penglihatan terkait koloboma, seperti katarak atau glaukoma, dapat berkembang di kemudian hari.

Apakah koloboma dapat disembuhkan?

Apakah koloboma dapat disembuhkan?

Dokter mata menyatakan bahwa Koloboma tidak dapat disembuhkan, tetapi penanganan bertujuan untuk memaksimalkan penglihatan dan mengatasi masalah terkait. Beberapa pilihan penanganan meliputi:

  • Kacamata atau lensa kontak: Untuk membantu memperbaiki penglihatan.
  • Operasi: Mungkin diperlukan untuk memperbaiki kelopak mata atau masalah lain yang terkait.
  • Terapi penglihatan: Untuk membantu mengembangkan keterampilan visual.

Koloboma adalah kondisi langka yang mempengaruhi perkembangan mata sejak lahir. Meskipun tidak dapat disembuhkan, penanganan yang tepat dapat membantu memaksimalkan penglihatan dan kualitas hidup penderita. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan mata Anda atau keluarga, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan mata di National Eye Center.

Yuks Simak Video Edukasi Mata Berikut Ini!