Operasi Presbyond bisa menjadi salah satu solusi ketika Anda ingin bebas dari kacamata. Bagi kebanyakan orang, kacamata sudah menjadi suatu bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, bagi dr. Agustinus Udam seorang dokter umum berusia 42 tahun yang berpraktik di Jayapura, ketergantungan pada kacamata justru menjadi penghalang yang besar dalam menjalankan profesinya dan kegiatan sehari-hari. Kisah perjalanan dokter agustinus untuk menuju penglihatan yang jelas tanpa bantuan lensa adalah sebuah testament atas kemajuan teknologi medis, khususnya pada Operasi Presbyond.
Tantangan Seorang Dokter dengan Mata Minus dan Plus

Sebagai seorang tenaga medis, dr. Agustinus dituntut untuk memiliki ketajaman visual yang sangat baik. Ia harus membaca resep obat, memeriksa pasien, dan menulis catatan medis. Namun, kacamata yang ia gunakan justru sering mengganggu kegiatannya.
“Sangat tidak nyaman, terutama pada saat berenang. Saya harus melepas kacamata, dan pandangan saya menjadi buram. Dalam pekerjaan, disaat harus menulis dekat, saya sering kali menarik kacamata lebih ke depan. Tangan saya yang seharusnya fokus kepada pemeriksaan pasien, tapi malah sibuk untuk mengatur kacamata. Itu sangat mengganggu sekali,” ujarnya saat menceritakan kesehariannya sebelum memutuskan untuk melakukan Operasi Presbyond.
Dengan kondisi mata kanan -2.5 dan mata kiri -2.75, aktivitas rutinnya menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi setiap hari.
Baca Juga : Pasien Luar Negeri Pilih Operasi Mata Laser Presbyond di NEC!
Mencari Solusi Terbaik untuk Presbiopia dan Mata Minus
Kondisi yang dialami dr. Agustinus sangat umum dialami oleh mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun dan memiliki mata minus. Solusi konvensional seperti kacamata bifokal atau progresif seringkali kurang nyaman, terutama bagi seseorang dengan mobilitas tinggi seperti seorang dokter. Dr. Agustinus pun mulai mencari solusi yang permanen. Pengetahuannya di bidang medis membawanya pada berbagai pilihan, dan setelah melakukan riset mendalam, ia menemukan bahwa Operasi Presbyond adalah jawaban yang paling tepat untuk ia pilih.
Teknologi Operasi Presbyond ini dirancang khusus untuk mengoreksi presbiopia (mata tua) sekaligus mata minus, plus, atau silinder, dengan mempertahankan kualitas penglihatan di semua jarak.
Layanan Terbaik untuk Operasi Presbyond di Surabaya

Keyakinannya pada Operasi Presbyond membawanya pada satu keputusan besar: terbang dari Jayapura menuju Surabaya untuk melakukan prosedur tersebut. Jarak ribuan kilometer bukanlah halangan.
“Saya memutuskan untuk memilih operasi di Surabaya karena pemberian informasinya sangat jelas terkait metode operasi ini. Saya yakin di sini bisa melakukan Operasi Presbyond untuk mengoreksi penglihatan jauh sekaligus penglihatan dekat dengan hasil yang optimal,” tuturnya.
Prosesnya dimulai dengan konsultasi dan pemeriksaan pra-operasi yang komprehensif untuk memastikan ia adalah kandidat yang ideal. Tim dokter mata menjelaskan bahwa Operasi Presbyond bekerja dengan menciptakan “micro-monovision” yang canggih, di mana otak akan belajar memprioritaskan gambar dari masing-masing mata untuk berbagai jarak. Hasilnya adalah penglihatan yang jernih untuk semua jarak (dekat, menengah, dan jauh) dengan transisi yang lebih natural.
Baca Juga : Hari Pelanggan, National Eye Center Adakan Program Pre LASIK Gratis
Kini Bebas Kacamata dan Lebih Produktif
Hasil setelah operasi pun langsung bisa dirasakan. “Setelah Operasi Presbyond, pandangan saya hampir 95% sangat jelas. Perubahan ini sungguh sangat berarti,” kata dr. Agustinus dengan sangat antusias.
Kebebasan dari kacamata kini bisa membuka peluangnya untuk lebih produktif. “Harapan saya, ingin mensukseskan impian-impian yang mungkin selama ini sempat terhambat. Saya jadi bisa lebih produktif dalam bekerja, terutama dalam mengetik, membuat buku, dan catatan. Tanpa kacamata, saya merasa bisa lebih giat lagi untuk menggunakan laptop.”
Dr. Agustinus juga berpesan bagi mereka yang mengalami kendala yang serupa, “Kalau teman-teman merasa memakai kacamata sangat mengganggu, saya sarankan untuk LASIK (mengacu pada operasi laser mata secara umum, terutama Presbyond). Jangan takut untuk menjalani operasi presbyond. Sebagai dokter, saya sekarang bisa memberi testimoni bahwa prosedur seperti Operasi Presbyond ini aman dan merupakan solusi terbaik saat ini.”
Keputusannya untuk menjalani Operasi Presbyond kini telah mengubah hidupnya. Kini, ia bisa lebih fokus untuk melayani pasien dan mengejar impiannya tanpa mengalami gangguan visual, membuktikan bahwa perjalanan jauhnya dari Jayapura ke Surabaya sangatlah berharga. Yuk, segera konsultasi ke dokter mata dan lakukan LASIK Presbyond di NEC.
Simak informasi lainnya di video dibawah ini ya
















