Central retinal artery occlusion (CRAO) atau yang dikenal sebagai retinal sentral merupakan kondisi terjadinya penyumbatan pada sebagian pembuluh darah arteri mata. Bahkan kondisi ini dapat terjadi pada seluruh bagian pembuluh darah. Penderita akan mengalami gangguan penglihatan, seperti pandangan buram atau bahkan pada kasus yang lebih serius dapat kehilangan penglihatan.
Pengertian Central Retinal Artery Occlusion

Central retinal artery occlusion (CRAO) merupakan kondisi serius dimana mata mengalami penyumbatan pada arteri utama yang memasok darah ke retina, lapisan jaringan saraf pada bagian belakang mata yang digunakan untuk penglihatan.
Ketika, arteri pada mata mengalami penyumbatan sel pada retina akan kehilangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan. Oleh karena itu, mata akan mengalami kerusakan yang dapat menyebabkan kebutaan apabila tidak ditangani dengan baik. Central retinal artery occlusion (CRAO) sering kali terjadi tanpa adanya gejala pada awal terjangkit dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara cepat dan signifikan.
Baca Juga: 6 Cara Menghindari Gangguan Permanen Vitreoretina
Penyebab Central Retinal Artery Occlusion
Penyebab utama terjadinya central retinal artery occlusion (CRAO) adalah terbentuknya sumbatan pada saraf penglihatan mata. Akan tetapi faktor penyebabnya dapat dibagi menjadi 2 kategori sebagai berikut:
Emboli
Eboli merupakan suatu kondisi, dimana pembuluh darah mengalami penyumbatan akibat adanya benda asing. Berikut ini beberapa macam eboli yang dapat menyebabkan central retinal artery occlusion:
- Aterosklerosis, merupakan kondisi dimana terjadi penumpukan plak pada dinding sel arteri yang dapat menyebabkan terlepasnya kotoran plak (emboli) yang dapat menyebab arteri pada retina.
- Trombus, merupakan kondisi dimana terbentuk gumpalan darah di dalam pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah retina.
- Kolesterol Emboli, merupakan kondisi dimana kolesterol dapat membentuk kristal yang dapat menyumbat pembuluh darah retina.
- Emboli Jantung, merupakan kondisi dimana terbentuk gumpalan darah dari jantung terutama dari katup jantung yang rusak, dan dapat mencapai retina melalui aliran darah.
Faktor Resiko Sistemik
Faktor resiko sistemik merupakan kondisi atau peristiwa yang dapat menyebabkan meningkatkan potensi gangguan atau kegagalan pada suatu sistem secara menyeluruh. Berikut ini beberapa jenis faktor sistemik yang dapat meningkatkan central retinal artery occlusion:
- Hipertensi, merupakan kondisi dimana tekanan darah tinggi yang dapat merusak dinding pembuluh darah serta dapat meningkatkan risiko pembentukan plak pada pembuluh darah retina mata.
- Diabetes, merupakan kondisi dimana dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah kecil yang terdapat di retina.
- Penyakit Jantung, merupakan kondisi dimana terjadi nya penyakit pada katup jantung atau fibrilasi atrium dapat meningkatkan resiko terbentuknya emboli.
- Merokok, dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terjangkit CRAO.
- Usia Lanjut, risiko CRAO akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
Baca Juga: Bagaimana Jika Retina Mata Rusak, Apakah Bisa Sembuh?
Tanda dan Gejala

Central retinal artery occlusion (CRAO) merupakan kondisi darurat mata yang terjadi ketika pasokan darah ke retina mata mengalami hambatan secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara mendadak dan signifikan.
Berikut ini adalah tanda dan gejala umum, sebagai berikut:
- Kehilangan penglihatan, gejala ini merupakan ciri khas dari CRAO. kehilangan penglihatan biasanya terjadi hanya pada satu mata dan dapat terjadi hanya dalam hitungan menit.
- Penglihatan kabur, kondisi ini akan terjadi ketika sebelum mengalami kehilangan penglihatan total.
- Munculnya titik buta pada mata. Terdapat area titik hitam pada pandangan mata yang menyebabkan penglihatan terganggu.
- Adanya cahaya berkelip
Baca Juga: Deteksi Dini Gangguan pada Retina dengan Oftalmoskop
Cara Mengatasi Central Retinal Artery Occlusion
Central retinal artery occlusion (CRAO) merupakan kondisi mata dimana membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat. Akan tetapi tidak semua kasus CRAO dapat disembuhkan sepenuhnya, dan hasil pengobatannya dapat bervariasi tergantung dengan beberapa faktor dan parahnya kerusakan yang terjadi.
Berikut ini beberapa metode pengobatan yang umum dilakukan untuk mengatasi Central retinal artery occlusion (CRAO) adalah:
- Memijat Mata, pemijatan yang dilakukan pada area mata dapat membantu mendorong emboli (gumpalan darah) keluar dari retina.
- Paracentesis, merupakan tindakan dimana dokter akan mengeluarkan sedikit cairan bening pada mata untuk mengurangi tekanan bola mata dan meningkatkan aliran darah pada mata.
- Medikamentosa, dimana dokter akan meresepkan obat-obatan penurun tekanan darah, obat pengencer darah, dan antiinflamasi. Obat inilah yang akan menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan.
Penting untuk diketahui, bahwa Central retinal artery occlusion (CRAO) merupakan kondisi darurat yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah kerusakan permanen pada retina. Apabila Anda mengalami beberapa kondisi seperti yang disebutkan sebelumnya, Anda dapat melakukan konsultasi dokter mata di National Eye Center (NEC) dengan para dokter spesialis mata yang berpengalaman. Tunggu apa lagi, mari wujudnya mata sehat dari sekarang!
Sumber:
dr. Irma Pasaribu, SpM
Yuks SImak Video Edukasi Mata Berikut ini!

















