Di era digital, anak-anak kerap kali terpapar layar gawai dan menghabiskan lebih sedikit waktu di luar ruangan, Oleh karena itu kasus mata minus anak kian semakin meningkat. Banyak orang tua yang merasa khawatir ketika si kecil mulai mengeluh mengenai pandangannya buram atau kesulitan untuk melihat papan tulis di sekolah. Kondisi mata minus anak, atau dalam istilah medis disebut miopia, bukanlah hal yang bisa dianggap sepele.
Jika tidak dikontrol dengan baik, mata minus anak dapat berkembang secara pesat dan meningkatkan risiko masalah mata yang lebih serius di kemudian hari. Kabar baiknya, perkembangan mata minus anak bisa diperlambat. Salah satu langkah terbaiknya adalah dengan berkonsultasi kepada Dokter Mata Subspesialis Refraksi.
Mengapa Kontrol Mata Minus pada Anak Itu Penting?
Banyak yang mengira bahwa mata minus anak itu hanya bisa diatasi dengan menggunakan kacamata minus yang terus diperbarui seiring bertambahnya usia. Padahal, tujuan utama penanganan mata minus anak modern bukanlah sekadar untuk memperjelas penglihatan, tetapi juga untuk mengontrol atau memperlambat laju pertambahan minusnya.
Mata minus anak yang tinggi (di atas -6.00) dapat dikategorikan sebagai miopia patologis. Kondisi ini membuat bola mata anak memanjang secara berlebihan, sehingga retina menjadi tipis dan rentan terhadap kerusakan. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit mata yang serius di masa dewasa, seperti ablasio retina, glaukoma, katarak dini, dan degenerasi makula. Oleh karena itu, mencegah mata minus anak bertambah parah bukan hanya tentang kenyamanan penglihatan untuk hari ini, tetapi juga merupakan investasi kesehatan mata jangka panjang untuk masa depan anak.
Baca Juga : Mata Perih Kena Cabai? 8 Langkah Cepat Untuk Redakan Sakit!
Myopia Control di National Eye Center
Untuk menangani masalah mata minus anak secara komprehensif, diperlukan adanya pendekatan khusus yang biasa dikenal sebagai myopia control atau pengendalian miopia. Program ini dirancang khusus untuk memperlambat progresivitas mata minus anak. Di National Eye Center, program myopia control ini dipimpin langsung oleh Dokter Mata Subspesialis Refraksi.
Dokter Mata Subspesialis Refraksi adalah dokter mata yang memiliki keahlian khusus dalam mendiagnosis dan menangani gangguan refraksi, termasuk mata minus anak. Mereka tidak hanya memberikan resep kacamata, tetapi juga melakukan pemeriksaan mata yang mendalam dan merekomendasikan strategi yang terbaik untuk mengendalikan perkembangan mata minus anak. Dengan peralatan diagnostik yang canggih dan pemahaman yang mendalam tentang perkembangan miopia, Dokter Mata Subspesialis Refraksi di National Eye Center menjadi klinik yang terpercaya bagi orang tua dalam menjaga kesehatan penglihatan anak.
Dua Metode Efektif: Atropin dan Lensa Ortho-K (Orthokeratology)

Dalam program myopia control, terdapat beberapa metode yang telah terbukti efektif secara ilmiah. Dua metode andalan yang sering direkomendasikan oleh Dokter Mata Subspesialis Refraksi adalah:
1. Tetes Mata Atropin Dosis Rendah
Atropin adalah obat tetes mata yang dapat digunakan untuk melebarkan pupil. Dalam dosis yang sangat rendah (biasanya 0.01%), atropin telah terbukti secara klinis dapat memperlambat laju progresivitas mata minus anak secara signifikan. Cara kerjanya dengan mengendurkan mekanisme fokus mata, sehingga dapat mengurangi stimulasi yang bisa memicu pertambahan minus. Terapi ini aman, karena tidak menimbulkan ketergantungan, dan menjadi pilihan yang sederhana namun powerful dalam mengendalikan mata minus anak.
2. Lensa Ortho-K (Orthokeratology)
Ortho-K adalah sebuah metode non-bedah yang menggunakan lensa kontak keras khusus yang dipakai hanya pada malam hari disaat anak tidur. Lensa ini secara lembut membentuk ulang kornea mata sementara, sehingga ketika anak bangun dan melepas lensa, anak dapat melihat dengan jelas sepanjang hari tanpa perlu menggunakan kacamata. Selain memberikan kebebasan bagi anak yang aktif, lensa Ortho-K juga terbukti efektif memperlambat pertambahan mata minus anak dengan mengontrol pertumbuhan bola mata. Penggunaan Ortho-K harus di bawah pengawasan ketat Dokter Mata Subspesialis Refraksi untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
Baca Juga : Menyemai Kebahagiaan, NEC Gelar Bakti Sosial & Periksa Mata Gratis Untuk Anak Jalanan
Cegah Risiko Sejak Dini, Lindungi Penglihatan Anak Anda

Orang tua memegang peran kunci dalam deteksi dini dan pencegahan mata minus anak. Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua, antara lain:
- Membatasi Waktu Layar
Kurangi paparan gawai dan televisi. Ajak anak untuk melakukan lebih banyak aktivitas lain yang tidak memerlukan penglihatan jarak dekat. - Mendorong Aktivitas di Luar Ruangan
Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu setidaknya selama 2 jam di luar ruangan setiap hari di bawah cahaya alami dapat membantu untuk mengurangi risiko terjadinya mata minus pada anak. - Memastikan Pencahayaan yang Baik
Saat anak membaca atau menulis, pastikan pencahayaan di dalam ruangan cukup untuk mengurangi ketegangan mata. - Rutin Pemeriksaan Mata
Jadwalkan pemeriksaan mata rutin setidaknya sekali dalam setahun, bahkan jika anak tidak mengeluhkan adanya masalah pada penglihatan. Deteksi dini adalah kunci keberhasilan myopia control.
Jangan tunggu hingga mata minus anak bertambah parah. Segera konsultasi ke dokter mata kondisi penglihatan buah hati Anda kepada Dokter Mata Subspesialis Refraksi di National Eye Center. Dengan adanya pendekatan yang tepat dan dukungan yang penuh dari orang tua, kita dapat bekerja sama untuk memperlambat laju mata minus anak dan melindungi penglihatan berharga mereka demi masa depan yang cerah.
Simak informasi lainnya di video dibawah ini ya












