Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Cara Menghilangkan Mata Minus: Dari Terapi Hingga Prosedur LASIK

Ditinjau oleh

eragodigital

Terakhir diperbaharui pada

23 June 2025

Bagikan

warna mata berubah

Hai Sobat Sehat! Apakah kamu salah satu dari banyak orang yang merasa terganggu dengan mata minus? Jangan khawatir, kamu nggak sendirian. Banyak orang berburu cara agar penglihatan menjadi lebih baik dan bebas dari kacamata atau lensa kontak. Nah, kali ini kita akan bahas tuntas tentang berbagai cara menghilangkan mata minus, mulai dari terapi alami hingga prosedur modern seperti LASIK. Yuk, simak artikel ini sampai selesai, supaya kamu punya gambaran lengkap dan makin semangat buat meraih penglihatan yang lebih baik!

Mata minus atau miopi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan melihat benda yang jauh secara jelas. Biasanya, penglihatan kabur saat melihat ke kejauhan, sehingga aktivitas seperti mengemudi, menonton film, atau sekadar melihat papan tulis jadi terganggu. Penyebab utama mata minus adalah bentuk bola mata yang terlalu panjang atau kornea yang terlalu melengkung, sehingga cahaya yang masuk tidak fokus tepat pada retina. Faktor keturunan, kebiasaan buruk seperti terlalu lama menatap layar, dan gaya hidup tidak sehat bisa memperburuk kondisi ini.

Gejala Koloboma

Terapi Alami dan Non-Medis untuk Mata Minus

Sebelum beranjak ke prosedur bedah, ada baiknya kita mencoba beberapa cara alami dan non-medis untuk memperbaiki penglihatan. Meskipun hasilnya bisa berbeda-beda untuk setiap orang, tidak ada salahnya mencoba langkah-langkah ini sebagai pelengkap.

1. Latihan Mata (Eye Exercises)
Latihan mata adalah cara sederhana yang dipercaya bisa membantu mengurangi ketegangan mata dan meningkatkan kesehatan mata secara umum. Contohnya adalah latihan fokus pada objek yang berbeda jaraknya, menggerakkan mata ke semua arah, dan istirahat secara berkala saat bekerja di depan layar komputer atau gadget. Tapi ingat, latihan ini tidak bisa menghilangkan mata minus secara drastis, ya.

2. Mengatur Pola Makan
Makanan yang kaya akan vitamin A, C, dan E, serta mineral seperti zinc dan lutein, sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Wortel, bayam, brokoli, dan ikan salmon adalah contoh makanan yang bagus untuk mendukung penglihatan.

3. Mengurangi Paparan Sinar Biru dan Cahaya Terlalu Terang
Penggunaan layar gadget yang berlebihan bisa memperburuk mata minus. Gunakan filter layar, istirahatkan mata setiap 20 menit, dan jangan lupa gunakan kacamata anti radiasi jika perlu.

4. Menggunakan Obat Tetes Mata atau Suplemen
Ada beberapa produk yang diklaim bisa membantu memperkuat mata, tetapi sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter mata sebelum menggunakannya.

Perkembangan Teknologi dan Prosedur Bedah LASIK

Kalau cara alami dan non-medis dirasa kurang efektif, dan mata minusmu semakin parah atau mengganggu aktivitas sehari-hari, mungkin saatnya mempertimbangkan prosedur bedah. Salah satu inovasi terbaru dan paling populer saat ini adalah LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis).

Apa itu LASIK?
LASIK adalah prosedur bedah refraksi yang menggunakan laser canggih untuk membentuk ulang kornea, sehingga cahaya yang masuk bisa fokus tepat di retina. Dengan begitu, penglihatan menjadi lebih jernih tanpa perlu kacamata atau lensa kontak. Prosedur ini cukup cepat, biasanya hanya berlangsung sekitar 15 menit per mata, dan proses pemulihannya relatif singkat.

Bagaimana Prosedur LASIK Dilakukan?
Sebelum operasi, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan mata kamu cocok dengan LASIK. Saat prosedur, dokter akan membuat flap kecil di permukaan kornea, lalu laser akan membentuk ulang lapisan dalam kornea sesuai kebutuhan. Setelah itu, flap dikembalikan ke tempatnya dan proses selesai.

Keuntungan LASIK

  • Hasil yang cepat dan permanen
  • Tidak menyakitkan dan minim risiko infeksi
  • Pemulihan penglihatan biasanya dalam beberapa jam sampai beberapa hari
  • Membebaskan dari ketergantungan kacamata atau lensa kontak

Risiko dan Pertimbangan
Seperti prosedur medis lainnya, LASIK juga memiliki risiko, seperti efek samping berupa mata kering, glare, atau penglihatan kabur sesaat setelah operasi. Oleh karena itu, penting untuk konsultasi dengan dokter spesialis mata yang berpengalaman.

Siapa yang Cocok Melakukan LASIK?

Tidak semua orang bisa menjalani LASIK. Umumnya, orang yang berusia di atas 18 tahun, penglihatan stabil minimal satu tahun terakhir, dan tidak memiliki kondisi mata tertentu seperti glaucoma, katarak, atau infeksi aktif, cocok untuk prosedur ini. Pemeriksaan awal akan menentukan apakah mata kamu memenuhi syarat.

Pilihan Lain Jika LASIK Tidak Cocok

Selain LASIK, ada opsi lain seperti PRK (Photorefractive Keratectomy), LASEK, dan Implantasi Lensa Kontak Intraokular (ICL). Konsultasikan dengan dokter mata untuk mendapatkan pilihan terbaik sesuai kondisi mata kamu.

Kalau kamu merasa penglihatanmu mulai mengganggu aktivitas dan ingin mencari solusi yang aman dan terpercaya, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter mata profesional. Saat ini, ada banyak pusat bedah refraksi laser yang menawarkan layanan LASIK dengan teknologi modern dan tenaga medis berpengalaman.

Salah satu pusat yang patut kamu pertimbangkan adalah National Eye Center (NEC). NEC adalah pusat bedah refraksi laser (Pusat LASIK) yang berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan dokter spesialis mata ahli di bidang operasi bedah refraktif. Dukungannya dengan teknologi terkini membuat prosedur LASIK di sini aman dan hasilnya maksimal.

Lokasi NEC di Surabaya, tepatnya di Jl. Dr. Ir. Soekarno No.41 Surabaya, tepat di seberang Kampus C UNAIR, siap melayani pasien dari seluruh Indonesia. Kamu bisa konsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur, dan tim profesionalnya akan membantu menjelaskan semuanya secara detail. Untuk info lebih lanjut, langsung saja hubungi di 082 111 000 171.

Jadi, jangan tunggu lagi! Dengan penanganan tepat dan teknologi modern, mimpi memiliki penglihatan yang jernih tanpa kacamata bukan lagi sekadar angan. Yuk, mulai langkahmu menuju mata sehat dan penglihatan yang lebih baik!