Anda mungkin pernah melihat mata yang tumbuh bintit dengan bentuk seperti jerawat. Kondisi ini disebut dengan mata bintitan. Penyebab mata bintitan sendiri adalah infeksi bakteri.
Umumnya bintitan hanya terjadi pada salah satu mata. Bintitan masih tergolong sebagai penyakit mata ringan yang tidak menyerang bagian vital penglihatan mata. Hal ini tentu berbeda dengan penyakit mata seperti Katarak, Retinopati Diabetik dan lain-lain.
Meskipun tidak mengganggu bagian vital penglihatan mata, namun bintitan bisa sangat mengganggu aktivitas melihat seseorang.
Baca juga: Mata Bintitan Berbahaya yang Harus Diwaspadai
Apa Itu Mata Bintitan (Hordeolum)?
Mata bintitan atau sering disebut dengan Hordelum merupakan suatu kondisi yang mana muncul bintit seperti jerawat pada mata bagian luar atau dalam. Umumnya bintit ini muncul pada tepi kelopak mata.
Penderita bintitan biasanya akan merasa nyeri pada bagian bintit tersebut dan merasa ada yang mengganjal pada mata. Bintit atau bisul pada mata bintitan bisa tumbuh di bagian dalam kelopak mata dan biasanya rasanya akan lebih sakit dibandingkan bintit yang muncul di bagian luar kelopak mata.
Penyebab mata bintitan yang paling utama adalah karena adanya infeksi bakteri. Umumnya bintitan tidak menular dan bahkan dalam beberapa kasus mata bintitan bisa sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu tertentu.
Namun tentu saja saat menderita mata bintitan seseorang akan sangat tidak nyaman sehingga untuk mempercepat penyembuhan bisa menggunakan obat tertentu yang disarankan oleh dokter mata.
Baca juga: Mata Panda
9 Penyebab Mata Bintitan
Seperti yang sudah sekilas dijelaskan di atas, penyebab mata bintitan akarnya adalah karena infeksi bakteri pada bagian mata. Kondisi infeksi bakteri ini tentu juga memiliki alasan atau sebab-sebab tertentu. Diantara penyebab mata bintitan ini adalah seperti:
1. Tidak Menjaga Kebersihan Tangan
Tangan kita memiliki banyak sekali bakteri atau kuman yang berpotensi menyebabkan infeksi saat menyentuh bagian tubuh tertentu secara sembarangan. Tangan yang kotor dan menyentuh atau mengucek mata tentu memungkinkan menjadi penyebab mata bintitan.
2. Ada Sisa Make Up Mata yang Tidak Dibersihkan Secara Sempurna
Kelopak mata memiliki kelenjar minyak. Saat seseorang memakai riasan atau make up mata, maka kelenjar minyak pada kelopak mata bisa tertutup atau tersumbat.
Jika make up tidak dibersihkan secara sempurna dan kelenjar minyak pada kelopak mata tersumbat maka bakteri bisa berkembang biak yang pada akhirnya bisa menyebabkan iritasi bahkan infeksi. Ini juga bisa menjadi penyebab mata bintitan yang sering kali dianggap sepele.
3. Menggunakan Alat Make Up yang Kotor
Selain make up itu sendiri, ternyata alat make up yang kotor juga bisa memicu infeksi bakteri pada mata yang menyebabkan terjadinya mata bintitan. Alat make up umumnya butuh dibersihkan sekurang-kurangnya 1 minggu sekali jika rutin dipakai.
Hal tersebut karena alat make up bisa menjadi tempat tumbuh kembangnya bakteri. Untuk itu pastikan untuk selalu menjaga kebersihan alat make up sebelum dan sesudah digunakan.
4. Ada Masalah Kesehatan pada Kulit
Seseorang dengan masalah kulit, utamanya kulit pada sekitar mata seperti Dermatitis akan lebih sensitif terkena kondisi mata bintitan. Masalah seperti Dermatitis bisa membuat kelenjar minyak pada kelopak mata jadi tidak maksimal fungsinya. Karenanya infeksi bakteri akan sangat rentan terjadi.
5. Tidak Menjaga Penggunaan Lensa Kontak
Penderita mata minus yang memakai lensa kontak juga cukup rentan terkena mata bintitan. Hal ini bisa terjadi saat kebersihan lensa kontak tidak dijaga dengan baik.
6. Adanya Penyakit Diabetes
Penderita Diabetes sangat rentan terkena berbagai macam jenis penyakit mata, termasuk mata bintitan. Diabetes bisa menjadi salah satu penyebab mata bintitan karena rendahnya daya tahan tubuh penderita tersebut.
7. Blefaritis
Selain karena Diabetes, seseorang yang menderita Blefaritis juga rentan terhadap infeksi bakteri yang menyebabkan mata bintitan.
Blefaritis sendiri merupakan peradangan pada kelopak mata. Biasanya Blefaritis akan menyebabkan beberapa gejala seperti mata merah, nyeri, iritasi hingga pembengkakan pada mata.
8. Menggunakan Produk Kosmetik Kadaluwarsa
Produk kosmetik umumnya memiliki jangka waktu pemakaian atau tanggal expired (kadaluwarsa). Produk kosmetik yang sudah kadaluwarsa bisa memicu berbagai gangguan pada kulit seperti iritasi hingga pembengkakan, salah satunya bisa terjadi mata bintitan. Hal ini karena kosmetik yang sudah kadaluwarsa lebih rentan terkontaminasi bakteri.
9. Alergi
Alergi menjadi salah satu alasan mengapa muncul bintitan pada mata. Alergi yang dimaksud ini bisa dari makanan maupun lingkungan. Selain muncul bintitan, biasanya orang yang alergi juga akan merasakan gatal atau gejala lainnya yang bisa lebih parah.
Baca juga: Terapi Mata Minus Anak
Gejala Mata Bintitan

Mata bintitan menimbulkan beberapa macam gejala yang bisa saja berbeda antara satu penderita dengan penderita lainnya. Beberapa gejala umum yang terjadi pada mata bintitan adalah sebagai berikut:
- Ada benjolan pada kelopak mata luar seperti jerawat atau bisul. Pada beberapa kasus benjolan ini bisa tumbuh di bagian dalam kelopak mata.
- Area di sekitar benjolan kelopak mata mengalami pembengkakan.
- Ada rasa mengganjal pada mata
- Mata terasa gatal dan sedikit nyeri.
- Mata jadi lebih sensitif pada cahaya dan lebih mudah berair.
Baca juga: Katarak
Pengobatan Mata Bintitan
Setelah mengetahui penyebab mata bintitan, Anda juga perlu tahu bagaimana Pengobatan pada mata bintitan. Meskipun mata bintitan ini bisa sembuh sendiri dalam kurun waktu tertentu, namun jika dibiarkan saja akan mengganggu aktivitas dan mengurangi kepercayaan diri penderita.
Untuk itu mata bintitan juga perlu diobati dengan pengobatan yang tepat agar bakteri juga tidak menyebar ke bagian mata yang lain. Mata bintitan umumnya tidak membutuhkan tindakan medis serius seperti Lasik atau tindakan bedah lainnya. Mata bintitan bisa diatasi dengan beberapa cara berikut ini:
- Kompres mata bintitan dengan kompres hangat selama kurang lebih 10 hingga 15 menit, rutin setiap hari.
- Usap dan bersihkan kelopak mata yang ada bintitannya dengan air hangat secara pelan dan lembut.
- Hindari menggunakan lensa kontak atau make up mata selama bintitan belum sembuh. Pada penderita Miopi, lensa kontak bisa diganti sementara dengan penggunaan kacamata namun tetap pastikan kebersihan kacamata.
- Jangan memencet bisul pada mata bintitan karena bisa menyebabkan iritasi hingga infeksi yang lebih parah.
- Minum obat pereda nyeri jika bintitan terasa nyeri dan mengganggu.
- Umumnya dokter juga akan memberikan obat oles berupa salep antibiotik.
Untuk penggunaan obat atau salep ini sebaiknya konsultasi dokter mata terlebih dulu agar penanganan mata bintitan bisa lebih optimal. Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah dengan menghindari hal-hal yang menjadi penyebab mata bintitan sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas.
Baca juga: Bintitan Sering Kambuh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Saksikan video lain tentang kesehatan mata di bawah ini:

















