Mengalami gejala mata merah visus turun tidak boleh diabaikan begitu saja meskipun bagi sebagian orang dianggap gejala gangguan mata biasa. Visus sendiri merupakan ketajaman penglihatan mata.
Pada usia senja, visus menurun mungkin dianggap biasa. Namun jika kondisi visus menurun di usia yang masih muda, hal ini tentu butuh perhatian khusus. Baik gejala mata merah maupun visus yang menurun, harus segera diperiksakan ke dokter mata agar mendapatkan diagnosa yang jelas.
Pasalnya jika diabaikan, gejala ini bisa menjadi lebih parah dan bahkan pada beberapa kasus penderita bisa kehilangan penglihatan karena kondisi visus yang semakin menurun drastis.
Penyebab Mata Merah Yang Disertai Visus Menurun
Pada umumnya gejala mata merah maupun menurunnya ketajaman penglihatan bisa disebabkan oleh banyak hal. Beberapa contoh masalah kesehatan mata yang bisa menjadi sebab munculnya gejala mata merah disertai visus menurun adalah seperti uveitis, glaukoma, dan keratitis.
Bahkan pada beberapa kasus, gejala tersebut juga disertai dengan rasa nyeri yang membuat penderitanya merasa sangat tidak nyaman. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan untuk beberapa kondisi mata yang bisa menyebabkan munculnya mata merah disertai visus menurun:
Cedera Mata
Cedera mata yang terjadi pada seseorang bisa disebabkan karena kecelakaan, benturan atau bahkan faktor umum seperti masuknya benda asing ke dalam mata. Saat mata mengalami cedera, umumnya akan disertai dengan gejala seperti mata terasa nyeri, memerah, berair, hingga ketajaman penglihatan yang menurun.
Baca juga: 10 Penyebab Mata Merah Beserta Cara Mengatasinya
Uveitis
Uveitis terjadi pada bagian uvea yang posisinya ada di tengah mata. Saat uvea mengalami peradangan, maka hal inilah yang disebut dengan uveitis. Peradangan yang terjadi pada uvea dapat menimbulkan gejala mata kabur, memerah dan terasa nyeri.
Glaukoma
Glaukoma dianggap sebagai penyakit mata yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kebutaan permanen. Hal tersebut karena glaukoma merupakan penyakit mata yang merusak bagian saraf penglihatan. Gejala paling utama yang terjadi pada mata glaukoma adalah penglihatan yang menurun atau menyempit.
Baca juga: Katarak
Konjungtivitis
Konjungtivitis merupakan kondisi yang mana konjungtiva (selaput tipis yang melindungi sklera mata) mata mengalami infeksi atau iritasi. Saat seseorang mengalami konjungtivitis maka gejala yang mungkin dialami adalah seperti mata mudah berair, mata memerah dan terkadang merasa nyeri serta gatal.
Keratitis
Keratitis merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada kornea mata. Kondisi tersebut dapat menyebabkan mata sensitif terhadap cahaya, mata merah hingga berair, dan penglihatan menjadi kabur.
Baca juga: Mata Panda
Gejala Yang Perlu Diwaspadai
Kondisi mata merah visus turun berbeda dengan kondisi mata minus. Pada mata minus biasanya gejala yang dialami pasien adalah mata kabur saat melihat benda yang jaraknya jauh.
Sementara itu, pada gejala visus yang menurun, bisa jadi objek dengan jarak dekat sekalipun akan terlihat samar atau buram. Sebenarnya gejala mata merah visus turun sudah menandakan ada permasalahan serius pada mata.
Namun pada kenyataannya masih banyak orang yang mengabaikan gejala tersebut. Adapun gejala lain yang sangat perlu diwaspadai saat mengalami mata merah dengan visus menurun adalah saat ada rasa nyeri pada mata.
Rasa nyeri pada mata bisa menjadi tanda bahwa mata perlu penanganan serius. Selain itu tidak perlu menunggu penglihatan menurun sangat parah untuk segera konsultasi dokter mata.
Semakin cepat kondisi mata mendapatkan diagnosa, maka semakin bisa cepat pula penanganan yang bisa diberikan dokter mata. Dengan begitu permasalahan mata tidak bertambah parah dan resiko kehilangan penglihatan bisa diminimalisir.
Baca juga: Mata Merah Tapi Tidak Sakit: Penyebab dan Cara Mengatasi
Kapan Harus ke Dokter?

Saat seseorang mengalami gejala mata merah, penglihatan mungkin akan sedikit terganggu. Biasanya pada tahap ini seseorang hanya akan menggunakan obat tetes mata untuk meredakan gejala tersebut.
Namun harus sangat diperhatikan gejala yang timbul apakah disertai dengan gejala lain atau hanya sekedar mata merah. Jika disertai dengan penglihatan yang kabur, maka pada kondisi inilah seseorang harus segera datang ke dokter mata untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang cepat dan tepat.
Pastikan juga untuk tidak asal menggunakan obat tetes mata sebelum mengetahui permasalahan mata tersebut. Selain itu, jika mata merah tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari dan visus turun secara tiba-tiba dan sering terjadi, maka pada kondisi ini juga disarankan untuk segera pergi ke dokter.
Baca juga: Katarak Lensa Premium
Cara Pengobatan Mata Merah Visus Turun

Secara umum, setiap permasalahan mata pasti memiliki cara pengobatan yang berbeda-beda. Contohnya pada masalah Miopi, cara pengobatannya bisa menggunakan kacamata atau lensa khusus.
Selain itu mata yang mengalami Miopi juga bisa diatasi dengan bedah Lasik yang dapat membebaskan penderita dari penggunaan kacamata atau lensa lepas pasang.
Adapun bagi anak-anak yang masih belum bisa mengambil tindakan Lasik atau pembedahan, bisa disarankan untuk mengambil tindakan terapi mata minus anak. Cara pengobatan yang bisa dilakukan untuk gejala mata merah visus turun bisa bervariasi tergantung pada diagnosa gangguan matanya.
Jika gejala yang dialami hanya mata merah, maka pengobatan bisa dilakukan dengan menggunakan obat tetes mata atau kompres dingin sesuai anjuran dokter. Untuk gejala visus menurun, pengobatan bisa dilakukan dengan menggunakan lensa kontak, kacamata, hingga perawatan khusus seperti operasi.
Namun kembali lagi, pengobatan yang dilakukan akan disesuaikan dengan diagnosa dan arahan dari dokter mata. Untuk itu sangat penting untuk periksa mata saat mengalami gejala gangguan mata.
Baca juga: 7 Obat Alami Untuk Mata Merah dan Iritasi
Cara Mencegah Mata Merah Disertai Penurunan Visus
Sebelum mengalami gejala mata merah yang disertai dengan penurunan visus, ada beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan. Beberapa cara tersebut adalah seperti:
- Jaga kebersihan tangan sebelum menyentuh area mata.
- Saat berada di luar ruangan pada pagi atau siang hari, pastikan untuk menggunakan kacamata gelap sebagai pelindung mata dari bahaya sinar UV.
- Saat menggunakan gadget seperti laptop, Komputer, HP maupun TV, pastikan untuk mengatur batas waktu demi keamanan mata.
- Jangan sepelekan pemeriksaan mata secara rutin.
Gejala mata merah yang disertai visus menurun bukanlah gejala gangguan ringan, apalagi jika disertai dengan rasa nyeri. Gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya resiko kehilangan penglihatan. Untuk itu sangat penting untuk mengenali gejala awal yang terjadi pada gangguan mata.
Jika sudah muncul gejala tersebut, jangan menunda untuk pergi dan periksa mata ke NEC Surabaya yang sudah menyediakan berbagai layanan pengobatan terbaik untuk berbagai diagnosa penyakit mata.
Tonton juga video mengenai penanganan operasi Lasik di NEC berikut ini:

















