Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Anophthalmia: Mata Tidak Ada Sejak Lahir. Ini Penyebabnya!

Ditinjau oleh

Rizqi Ibrani

Terakhir diperbaharui pada

30 March 2025

Bagikan

Anophthalmia: Mata Tidak Ada Sejak Lahir. Ini Penyebabnya!

Cacat lahir sendiri bisa mempengaruhi struktur tubuh, termasuk bagian mata. Anophthalmia merupakan salah satu contoh dari cacat lahir yang mempengaruhi mata manusia. Kondisi cacat lahir sendiri dapat terjadi karena banyak faktor, bisa karena kurangnya gizi dalam kandungan, mutasi genetik dan lain sebagainya. 

Pada penjelasan kali ini, minel akan mengulas secara lengkap salah satu jenis cacat lahir mata yang disebut dengan Anophthalmia. Bagi Anda yang sedang hamil, mungkin informasi ini akan bermanfaat bagi Anda dan kandungan anda. Untuk informasi selengkapnya, silahkan simak penjelasan berikut ini! 

Apa Itu Anophthalmia?

Apa Itu Anophthalmia?

Cacat lahir mata Anophthalmia dijuluki dengan “mata tidak ada sejak lahir”, dimana satu atau kedua mata tidak berkembang sama sekali sehingga tidak terbentuknya bola mata itu sendiri. Namun sebenarnya ada beberapa jaringan residual yang masih terbentuk. 

Kondisi tidak adanya bola mata sejak lahir ini terbagi lagi menjadi 2 jenis, yakni Anoftalmia bilateral, di mana kedua mata yang tidak ada atau tidak berkembang. Sementara itu, pada Anoftalmia unilateral, hanya satu mata yang tidak ada atau tidak berkembang.

Di Indonesia sendiri ada seorang hafidz qur’an bernama Azzam Nur Mu’jizat yang mengalami cacat lahir pada kedua mata yang membuat tidak adanya jaringan bola mata bisa dikatakan Azzam mengalami Anoftalmia bilateral. 

Menurut Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), para ilmuwan memperkirakan bahwa sekitar 1 dari setiap 5.200 bayi lahir dengan kelainan mata anophthalmia/microphthalmia di Amerika Serikat.

Baca juga : Mata Bayi Mengeluarkan Darah, Kenali Penyebabnya!

Apa Perbedaan Anophthalmia dengan Microphthalmia?

Kondisi kelainan mata sejak lahir ini ada 2 jenis, yakni Anophthalmia dan Microphthalmia yang tentunya kedua jenis kelainan mata ini memiliki perbedaan. Berikut penjelasan mengenai perbedaan dari kedua jenis tersebut : 

1. Anophthalmia

Merupakan suatu kondisi dimana satu atau kedua mata tidak berkembang sama sekali sehingga tidak terbentuknya bola mata itu sendiri selama perkembangan embrio. Bayi yang mengalami kondisi ini membuatnya mengalami kebutaan total sejak kecil hingga dewasa. 

2. Microphthalmia

Merupakan suatu kondisi di mana satu mata atau kedua mata tidak berkembang sepenuhnya sehingga ukurannya kecil dan tidak teratur karena gangguan perkembangan selama kehamilan. Bayi yang mengalami kondisi ini membuatnya mengalami gangguan penglihatan dan bisa berisiko terjadi kebutaan bila struktur mata tidak dapat berkembang dengan baik. 

Baca juga : Kenali RoP: Kelainan Retina pada Putri Ariani Peraih Golden Buzzer America’s Got Talent!

Penyebab Anophthalmia

Penyebab Anophthalmia

Pada saat ini penyebab Anophthalmia belum ditemukan secara pasti, namun para peneliti menduga beberapa bayi terlahir dengan kondisi ini terjadi karena adanya mutasi genetik. Para peneliti berpendapat bahwa mutasi pada gen dan kromosom dapat berpadu dengan faktor lain sehingga mengakibatkan terjadinya kondisi tersebut. Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kelainan mata tersebut, antara lain : 

  1. Ibu hamil konsumsi obat-obatan tertentu, seperti jenis obat yang mengandung isotretinoin (Accutane®) atau thalidomide selama kehamilan. 
  2. Mengalami paparan bahan kimia, misalnya obat-obatan atau pestisida, selama kehamilan.
  3. Terkena infeksi seperti rubella dan toksoplasmosis selama kehamilan.
  4. Kekurangan vitamin A pada ibu hamil, seperti yang diketahui bahwa vitamin sangat bermanfaat bagi mata. Apabila kekurangan vitamin A akan berisiko terjadinya cacat lahir mata. 

Alangkah baiknya bagi setiap ibu hamil perlu berhati-hati untuk menjaga perkembangan janin selama dalam kandungan supaya dapat terhindar dari cacat lahir atau kondisi lainnya yang berakibat buruk pada bayi sewaktu lahir. 

Baca juga : Katarak Lensa Premium 

Cara Perawatan dan Pengobatan

Tidak ada pengobatan untuk membuat mata baru bagi penderita Anophthalmia, namun ada beberapa cara perawatan sebagai berikut : 

1. Penggunaan Konformer

Merupakan perangkat yang dipasang di rongga mata dengan tujuan untuk membantu rongga mata dan wajah Anda berkembang lebih normal. Anda akan membutuhkan perangkat yang lebih besar seiring dengan pertumbuhan wajah Anda. 

2. Penggunaan Mata Palsu

Pemasangan mata palsu pada rongga mata dengan tujuan membantu perkembangan rongga mata dan wajah serta dapat membantu mengatasi masalah estetika. 

3. Penggunaan Jasa Bimbing Disabilitas

Tentunya jasa bimbing atau guru bagi tuna netra akan berperan penting, layanan tersebut akan membantu bayi belajar berjalan, berbicara, dan berinteraksi dengan orang lain. Layanan ini juga dapat membantu keluarga bekerja sama untuk meningkatkan kualitas hidup anak mereka.

Sebaiknya Anda perlu konsultasi dokter mata jika ingin tahu penanganan dan perawatan Anophthalmia yang lebih kompleks. 

Baca juga : Mata Merah 

Cara Mencegah Anophthalmia

Cara Mencegah Anophthalmia

Adapun beberapa cara pencegahan pada kelainan Anophthalmia, antara lain : 

1. Perawatan Selama Masa Kehamilan

Lakukan perawatan yang baik selama kehamilan dengan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan secara rutin dan penuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh janin, termasuk asam folat dan vitamin A dalam jumlah yang sesuai.

2. Menghindari Paparan Zat Berbahaya 

Sebisa mungkin hindari paparan zat bahaya, seperti alkohol, rokok, dan paparan bahan kimia beracun dan radiasi. Sebab, zat tersebut dapat berdampak negatif pada kondisi kesehatan janin.

3. Mencegah Infeksi Selama Kehamilan

Melakukan vaksinasi sangat penting untuk cegah terjadinya Rubella yang dapat menginfeksi janin. Perlu juga untuk menjaga kebersihan makanan dan hindari makanan mentah untuk mencegah infeksi seperti toksoplasmosis, sifilis, atau CMV (Cytomegalovirus) yang dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin.

4. Konsultasi Genetik

Selain konsultasi dengan dokter kandungan, untuk cegah Anophthalmia perlu juga konsultasi dengan dokter genetik. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya mutasi genetik selama proses mengandung. 

Demikian pembahasan mengenai Anophthalmia, jika Anda masih dalam proses mengandung maka jagalah dengan hati-hati. Bila anak Anda mengalami Anophthalmia bisa segera untuk konsultasi dengan dokter mata. 

NEC merupakan pusat layanan mata yang tidak hanya menyediakan Lasik, Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter mata di NEC mengenai kelainan mata termasuk Anophthalmia. Dokter mata di NEC akan memberikan layanan yang nyaman dan aman bagi setiap pasien mata yang berkunjung sehingga Anda tidak perlu ragu. 

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo segera kunjungi NEC dan lakukan periksa kesehatan mata secara rutin di NEC

Saksikan juga video lain tentang kesehatan mata di bawah ini :