Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Apa itu Pemeriksaan Gonioskopi?

Ditinjau oleh

author-05

Terakhir diperbaharui pada

31 March 2025

Bagikan

Gonioskopi

Ada banyak jenis proses pemeriksaan mata, salah satu contohnya adalah Gonioskopi. Mungkin istilah pemeriksaan mata yang satu ini masih terdengar asing bagi sebagian besar orang. Biasanya pemeriksaan dengan metode ini dilakukan pada orang dengan gangguan kesehatan mata tertentu saja.

Orang dengan gangguan mata Glaukoma umumnya akan melakukan pemeriksaan mata dengan Gonioskopi. Namun sebelum lebih lanjut membahas tentang metode pemeriksaan ini, mari kenali dulu pengertiannya seperti penjelasan berikut.

Pengertian dan Tujuan Gonioskopi

Gonioskopi dikenal sebagai metode periksa atau tes mata yang dilakukan secara khusus untuk melakukan evaluasi terhadap sistem drainase yang ada di internal mata. Tes ini umumnya dilakukan pada pasien yang menderita Glaukoma.

Perlu diingat bahwa Glaukoma berbeda dengan Katarak meski resiko kebutaannya sama-sama bisa terdiagnosa. Glaukoma cenderung tidak bisa disembuhkan secara total. Pada tes Gonioskopi, titik evaluasi akan dilakukan pada area bertemunya iris dan kornea atau yang biasa dikenal dengan area sudut bilik mata depan. Pada area ini aqueous humor mengalir dari mata menuju sistem vena.

Tes Gonioskopi dilakukan dengan mengandalkan alat prisma lensa kontak. Alat ini kemudian diletakkan tepat di bagian depan mata sehingga dapat terlihat visualisasi sudut dan sistem drainase.

Lantas apa tujuan dilakukannya tes ini? tujuan utama tes dilakukan dokter mata pada penderita Glaukoma ini adalah untuk mengetahui apakah sudut bilik mata depan dalam kondisi terbuka atau tertutup. Dalam istilah lainnya, tes ini dilakukan untuk mengetahui jenis Glaukoma yang dialami oleh pasien.

Sehingga tes ini sudah pasti dilakukan untuk para penderita penyakit Glaukoma. Saat tes telah dilakukan dan dokter mendapatkan hasilnya, barulah kemudian bisa diambil rencana tindakan selanjutnya untuk pengobatan pasien.

Baca juga: Apa Saja Pantangan Penderita Glaukoma? dan 4 Anjurannya

Informasi Apa Yang Akan Terungkap Melalui Tes Gonioskopi?

Sebagaimana pengertian dan tujuan tes Gonioskopi di atas, tentu setelah tes yang dilakukan akan ada hasil yang didapatkan. Secara garis besar, ada 2 informasi penting yang bisa didapatkan melalui tes Glaukoma ini.

Informasi tersebut adalah hasil positif atau negatifnya seseorang menderita Glaukoma dan informasi terkait jenis Glaukoma yang dialami. Namun jika dirinci lagi, beberapa informasi yang didapatkan dari tes ini adalah seperti berikut:

  • Informasi kondisi sudut bilik mata depan dalam kondisi terbuka atau tertutup.
  • Apakah terdapat pembuluh darah yang sifatnya abnormal.
  • Informasi terjadinya Sinekia atau kondisi perlengketan.
  • Informasi karakteristik sistem drainase mata yang lebih halus.
  • dan informasi terkait apakah terdapat kerusakan yang disebabkan trauma mata sebelumnya.

Dari hasil tes ini juga nantinya dokter bisa memberikan diagnosa sekaligus bisa menentukan jalan penanganan yang akan diambil untuk kondisi pasien tersebut.

Baca juga: Peduli Lansia, NEC Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Santo Marinus

Perbedaan Gonioskopi dan Oftalmoskopi

Selain Gonioskopi, ada juga pemeriksaan nata yang namanya Oftalmoskopi. Keduanya ini hanya prosedur tes atau pemeriksaan, bukan tindakan bedah atau koreksi mata seperti tindakan Lasik.

Baik Gonioskopi maupun Oftalmoskopi dua-duanya adalah tes medis untuk mata. Namun kedua jenis tes ini jelas punya perbedaan yang cukup signifikan. Bahkan target pemeriksaan keduanya pun sangat berbeda.

Untuk lebih memahami perbedaan antara kedua tes mata ini, berikut adalah poin-poin perbedaannya yang perlu diketahui:

  • Pada target pemeriksaannya, Gonioskopi berfokus pada pemeriksaan sudut kantung mata. Sedangkan Oftalmoskopi berfokus pada pemeriksaan area belakang bola mata atau istilahnya fundus.
  • Tujuan pemeriksaan Gonioskopi adalah untuk memeriksa dan mendeteksi Humor Aquous terkait kondisi Glaukoma tertutup. Sedangkan Oftalmoskopi digunakan untuk deteksi dini berbagai jenis gangguan mata, mulai dari Retinopati Diabetik, kerusakan pada saraf optik, hingga deteksi dini Glaukoma pun bisa menggunakan tes ini.
  • Tes Gonioskopi menggunakan lensa khusus Gonioskopi pada sudut kantong mata. Sedangkan tes Oftalmoskopi menggunakan alat yang bernama oftalmoskop untuk pemeriksaan mata bagian dalam.
  • Setelah tes Gonioskopi, mata akan merasa tidak nyaman. Meski begitu tes ini aman tanpa resiko yang berbahaya. Pada pasca tes Oftalmoskopi pasien akan merasakan sensitif terhadap cahaya namun sama halnya dengan Gonioskopi, tes ini juga aman dari efek yang membahayakan.

Baca juga: Cek Tajam Penglihatan

Prosedur Gonioskopi

Secara umum ada beberapa tahapan yang akan dilakukan saat menjalankan tes Gonioskopi. Beberapa tahapan tersebut adalah sebagai berikut:

Tahapan Persiapan

Tahapan paling awal adalah persiapan. Pada tahap ini mula-mula pasien akan diminta untuk berbaring. Terkadang dokter juga menyediakan kursi sehingga pasien bisa dalam posisi duduk dengan dahi yang ditopang serta dagu yang menempel pada alat sandaran Gonioskop.

Memasang Lensa

Tahapan selanjutnya adalah pemasangan lensa. Lensa yang digunakan pada tahap ini disebut dengan Goniolens. Goniolens akan dipasang di bagian depan mata yang mana lensa ini adalah sejenis lensa yang terpasang pada alat, bukan lensa yang diaplikasikan pada mata sebagaimana Katarak lensa premium.

Sebelum lensa dipasang, pasien dipastikan sudah mendapatkan obat bius agar tidak merasakan sakit saat lensa mulai bekerja.

Proses Pemeriksaan

Saat lensa Goniolens telah terpasang sempurna, dokter akan menggunakan mikroskop khusus yang memiliki lampu celah. Alat mikroskop ini akan digunakan untuk melihat kondisi bagian dalam mata.Dari alat yang digunakan tersebut dokter juga akan memeriksa kondisi sudut drainase dengan bantuan cahaya.

Tahap Evaluasi

Terakhir, dokter akan melakukan evaluasi pemeriksaan pada sudut drainase. Tahapan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah terdapat tanda-tanda atau gejala yang mengarah pada Glaukoma atau penyakit mata lainnya.

Semua proses pemeriksaan Gonioskopi tidak berlangsung lama. Waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 5 menit saja. Mengingat Glaukoma ini berbeda dengan sakit mata seperti Miopi, yang mana Glaukoma lebih berbahaya, maka pastikan untuk selalu rutin memeriksakan mata ke NEC (National Eye Center) untuk mencegah dampak yang lebih buruk.

Baca juga: Cek Tekanan Bola Mata

Tonton video penanganan kesehatan mata lainnya di channel NEC seperti video berikut: