Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Pembuluh Darah Mata Pecah: Bahayakah? Kapan Perlu Diobati?

Ditinjau oleh

dr. Uyik Unari, SpM(K)

Terakhir diperbaharui pada

25 November 2025

Bagikan

Pembuluh Darah Mata Pecah: Bahayakah? Kapan Perlu Diobati?

Pembuluh darah mata pecah adalah suatu kondisi munculnya bercak merah pada sekitar Sklera mata, hal ini disebabkan karena pembuluh darah di area Konjungtiva mata pecah. Umumnya kondisi ini tidak berbahaya karena pembuluh darah pada Konjungtiva mata memang sangat rentan mengalami pecah. 

Namun, ada beberapa kondisi tertentu yang perlu untuk penanganan lebih lanjut, kondisi yang seperti apa itu? Mari simak informasi selengkapnya mengenai penyebab pembuluh darah mata pecah berikut ini! 

Apa Ciri-ciri Pembuluh Darah Mata Pecah?

Apa Ciri-ciri Pembuluh Darah Mata Pecah?

Ciri-ciri pembuluh darah mata pecah melibatkan perubahan pada mata yang dapat dengan mudah dikenali. Beberapa tanda dan gejala yang mungkin muncul meliputi:

1. Mata Merah atau Berdarah

Ketika pembuluh darah kecil di mata pecah, darah dapat menyebar ke bagian putih mata (sklera), menyebabkan mata tampak merah atau terdapat bercak darah yang mencolok. Hal ini sering kali terlihat menyeramkan, tetapi biasanya tidak disertai rasa sakit. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti batuk yang terlalu kuat, mengangkat benda berat, atau trauma kecil pada mata. Walaupun terlihat serius, umumnya kondisi ini tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga dua minggu.

2. Iritasi atau Gatal

Pembuluh darah mata pecah sering kali diikuti dengan rasa tidak nyaman pada mata. Beberapa orang mungkin merasakan sensasi gatal atau iritasi ringan, seperti ada sesuatu yang menggesek permukaan mata. Hal ini bisa terjadi karena tubuh bereaksi terhadap kerusakan pada pembuluh darah, meskipun tidak ada infeksi atau peradangan. Rasa gatal ini sering membuat seseorang ingin menggosok mata, tetapi hal tersebut sebaiknya dihindari agar tidak memperburuk kondisi mata.

3. Terasa Seperti Ada Benda Asing di Mata

Orang yang mengalami pecah pembuluh darah di mata mungkin merasa ada sesuatu yang mengganjal di mata mereka, meskipun sebenarnya tidak ada benda asing di sana. Sensasi ini bisa terjadi karena adanya tekanan atau perubahan pada permukaan mata akibat pecahnya pembuluh darah. Perasaan ini sering kali membuat seseorang merasa tidak nyaman, seperti ada pasir atau debu yang tersangkut, sehingga cenderung memicu refleks untuk mengucek mata, yang justru bisa memperparah iritasi.

Penyebab Pembuluh Darah Mata Pecah

Penyebab Pembuluh Darah Mata Pecah

Pembuluh darah mata yang pecah, atau sering disebut “mata merah,” dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut adalah beberapa penyebab umum dari pembuluh darah mata yang pecah:

1. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Tekanan darah tinggi adalah penyebab umum dari pembuluh darah mata yang pecah. Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di mata pecah, menyebabkan mata tampak merah.

2. Berlebihan Menekan saat Bersin atau Batuk

Tekanan yang kuat saat bersin atau batuk dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di mata pecah.

3. Trauma atau Cedera pada Mata

Pukulan, benturan, atau cedera pada mata dapat merusak pembuluh darah, menyebabkannya pecah.

4. Penggunaan Kontak Lensa yang Tidak Tepat

Penggunaan kontak lensa yang tidak sesuai atau merawatnya dengan tidak benar dapat menyebabkan iritasi dan pembuluh darah di mata pecah.

5. Penyakit Mata atau Infeksi

Beberapa penyakit mata atau infeksi, seperti konjungtivitis dan blefaritis, dapat menyebabkan pembuluh darah mata pecah.

6. Penuaan dan Kehilangan Elastisitas

Seiring penuaan, pembuluh darah menjadi lebih rapuh dan kehilangan elastisitas, meningkatkan risiko pembuluh darah pecah.

7. Faktor Lingkungan

Paparan debu, asap, atau zat iritan lainnya di lingkungan dapat menyebabkan mata merah dan pembuluh darah pecah.

8. Gangguan Pembekuan Darah

Gangguan pembekuan darah atau penggunaan obat pengencer darah dapat meningkatkan risiko pembuluh darah mata pecah.

9. Stress dan Kecemasan

Kondisi stres atau kecemasan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, yang dapat berkontribusi pada pembuluh darah mata yang pecah.

10. Paparan Matahari Berlebihan

Paparan matahari yang berlebihan tanpa perlindungan dapat menyebabkan iritasi dan pembuluh darah mata pecah.

Baca juga: Mengapa Penglihatan Buram dan Pusing Perlu Diwaspadai

Apakah Pembuluh Darah di Mata Pecah Bisa Sembuh?

Pembuluh darah mata yang pecah umumnya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun, faktor penyebabnya dapat mempengaruhi waktu kesembuhan. Jika mata merah tidak membaik dalam beberapa hari atau gejalanya memburuk, segera konsultasikan dengan dokter mata.

Anda bisa datang ke National Eye Center agar Dokter mata dapat memberikan evaluasi lebih lanjut dan memberikan saran medis yang tepat untuk memastikan kesehatan mata Anda tetap optimal.

Apa yang Harus Dilakukan jika Pembuluh Darah Pecah?

Apa yang Harus Dilakukan jika Pembuluh Darah Pecah?

Jika Anda mengalami pembuluh darah yang pecah di mata, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk membantu mengelola kondisi tersebut:

1. Jangan Panik

Pertama-tama, tetap tenang. Pembuluh darah yang pecah umumnya bukan keadaan darurat dan seringkali dapat diatasi dengan langkah-langkah sederhana.

2. Hindari Menggosok Mata

Hindari menggosok atau mengucek mata. Ini dapat memperburuk iritasi dan memperpanjang waktu penyembuhan.

3. Kompres Dingin

Tempelkan kantong es atau kompres dingin yang dibungkus dengan kain tipis di mata yang terkena selama 10-15 menit. Kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan.

4. Gunakan Tetes Mata Lubrikan

Gunakan tetes mata lubrikan tanpa pengawet untuk membantu menjaga kelembaban mata dan mengurangi ketidaknyamanan.

5. Istirahat Mata

Hindari aktivitas yang dapat meningkatkan tekanan pada mata, seperti membaca atau menggunakan komputer dalam waktu yang lama. Berikan istirahat yang cukup pada mata Anda.

6. Hindari Paparan Zat Iritan

Jika pembuluh darah pecah disebabkan oleh iritasi lingkungan, hindari paparan lebih lanjut terhadap zat-zat iritan tersebut.

7. Periksa Tekanan Darah

Jika pembuluh darah mata pecah terkait dengan tekanan darah tinggi, penting untuk memantau dan mengelola tekanan darah dengan baik.

8. Hindari Penggunaan Lensa Kontak

Jika Anda menggunakan lensa kontak, hindari penggunaan sementara mata sedang dalam kondisi iritasi. Gunakan kembali lensa kontak setelah mata telah pulih sepenuhnya.

Jika dalam beberapa hari pembuluh darah mata pecah tidak kunjung sembuh atau masih timbul gejala berupa kemerahan pada sekitar Sklera mata, sebaiknya segera untuk konsultasi dokter mata untuk memastikan keluhan apa yang sedang terjadi pada mata Anda. 

Anda juga bisa melakukan konsultasi dengan dokter spesialis mata yang ada di National Eye Center, sehingga keluhan pada mata Anda dapat ditangani dengan cepat dan tepat oleh tenaga ahli berpengalaman. Jadi, ayo segera lakukan pemeriksaan mata sekarang juga! 

Saksikan juga video lain tentang kesehatan mata di bawah ini: