Operasional: Senin – Jumat | 09:00 – 20:00 WIB – Sabtu | 09:00 – 16:00 WIB

Kenali Kanker Mata Melanoma: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati

Ditinjau oleh

NEC

Terakhir diperbaharui pada

15 January 2025

Bagikan

Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati pada Kanker Mata Melanoma

Kanker mata melanomia terjadi karena pertumbuhan abnormal pada sel-sel melanosit mata. Kondisi mata ini, terjadi saat seseorang menginjak usia dewasa. Melanoma okular berasal dari sel melanosit yang merupakan sel penghasil pigmen gelap untuk mewarnai rambut, kulit, dan mata. Kanker mata melanoma merupakan jenis kanker mata primer yang terjadi karena sel-sel yang terdapat pada mata iru sendiri. Perlu dilakukan perawatan mata khusus dan penanganan dari dokter mata. Yuk simak penjelasannya!

Apa Itu Kanker Mata Melanoma?

Melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang jarang terjadi, tetapi sangat berbahaya. Kanker mata melanoma ini dapat terjadi pada saluran uveal dan konjungtiva. Melanoma merupakan jenis kanker yang berkembang pada sel-sel yang memproduksi melanin. Mata juga memiliki sel penghasil melanin dan dapat mengembangkan melanoma. Nah, melanoma yang terdapat pada mata disebut juga dengan melanoma okular. Melanoma okular berasal dari sel melanosit yang merupakan sel penghasil pigmen gelap untuk mewarnai rambut, kulit, dan mata.

Kanker mata melanoma sulit dideteksi. Hal tersebut terjadi, karena kanker jenis ini jarang menimbulkan gejala yang spesifik pada saat awal terpapar. Akan tetapi, pada tahap berikutnya pertumbuhan sel kankernya dapat menimbulkan gangguan penglihatan, seperti munculnya floaters hingga kebutaan. Lakukan konsultasi dengan dokter mata terpercaya. Kunjungi National Eye Center untuk mendapatkan penanganan dan tindakan yang tepat untuk permasalahan mata Anda.

Perbedaan antara Kanker Mata Melanoma dengan Retinoblastoma

Melanoma dan retinoblastoma adalah dua jenis kanker mata yang sangat berbeda, baik dalam hal penyebab, gejala, hingga metode pengobatannya. Memahami perbedaan ini sangat penting untuk diagnosis dini dan pengelolaan yang lebih baik.

Aspek

Melanoma

Retinoblastoma

Penyebab

Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan, warna mata terang, dan riwayat genetik.

Mutasi pada gen RB1 yang bisa diwariskan atau terjadi secara spontan.

Gejala

Penglihatan kabur, munculnya bintik gelap di mata, hingga kilatan cahaya. Namun, banyak kasus tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

Pantulan putih pada pupil ketika terkena cahaya. Gejala lain termasuk mata juling (strabismus), kemerahan, atau pembengkakan pada mata.

Usia Kejadian

Lebih sering terjadi pada orang dewasa, terutama di atas usia 50 tahun.

Hampir selalu menyerang anak-anak, terutama di bawah usia lima tahun.

Jenis Sel

Berasal dari melanosit.

Berasal dari sel retina.

Diagnosis

Membutuhkan pencitraan lanjutan dan biopsi.

Sering kali terdeteksi dalam pemeriksaan rutin pada anak-anak.

Pengobatan 

Operasi, terapi radiasi, dan imunoterapi

Kemoterapi, intervensi bedah

Melanoma dan retinoblastoma memiliki perbedaan signifikan dalam hal penyebab, gejala, dan metode pengobatan. Kesadaran dan deteksi dini memainkan peran penting dalam pengelolaan kanker mata ini. Pemeriksaan mata secara rutin dan pemahaman tentang risiko genetik dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Penyebab dan Gejala Kanker Mata Melanoma

Kanker mata melanoma disebabkan oleh mutasi abnormal yang terjadi pada sel mata, sehingga menyebabkan kanker. Kanker mata melanoma terjadi ketika sel penghasil pigmen pada mata membelah dan berkembang biak terlalu cepat. Sehingga menghasilkan gumpalan jaringan yang dikenal dengan tumor. Sel kanker ini paling sering ditemukan pada sel lapisan tengah mata (uvea).Kanker ini juga dapat terjadi pada mata lapisan terluar di bagian depan (konjungtiva), pada rongga yang mengelilingi mata, dan pada kelopak mata. 

Penyebab  terjadinya mutasi gen yang abnormal ini belum diketahui secara pasti. tetapi, terdapat beberapa faktor dan kondisi yang dapat meningkatkan terjadinya kanker mata melanoma, adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki pigmen kulit terang
  2. Memasuki usia lanjut atau lansia
  3. Memiliki riwayat keturunan, yaitu keluarga dengan riwayat kanker mata melanoma.
  4. Menderita kondisi kulit tertentu, contohnya dysplastic nevus syndrome
  5. Menderita kondisi kelebihan melanosit pada jaringan tertentu, sehingga terjadi hiperpigmentasi
  6. Terpapar sinar matahari atau sinar ultraviolet secara terus-menerus

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui gejala serta tanda-tanda kanker mata yang mungkin saja terjadi dan dapat melakukan penanganan sesegera mungkin. Berikut ini gejala atau ciri-ciri kanker mata, antara lain:

  1. Mata merah
  2. Munculnya rasa nyeri
  3. Pendarahan pada mata
  4. Penglihatan kabur dan tiba-tiba hilang
  5. Mata terlihat menonjol tidak normal
  6. Terdapat bintik-bintik yang terlihat pada mata
  7. Munculnya bintik gelap pada bagian iris mata
  8. Ukuran, bentuk, dan warna pada mata berubah

Apabila Anda mengalami keluhan pada mata atau mengalami gejala yang serupa, segera lakukan konsultasi dan kunjungi National Eye Center untuk mendapatkan penanganan terbaik dan memberikan tindakan yang tepat untuk permasalahan mata Anda.

Baca Juga: Loiasis, Infeksi Cacing yang Menyerang Mata

Cara Mencegah

Penyebab pasti terjadinya kanker mata melanoma belum diketahui secara pasti. Namu anda dapat melakukan beberapa upaya yang dapat mencegah risiko terkena kanker mata melanoma, sebagai berikut:

  1. Menggunakan tabir surya
  2. Melakukan pengecekkan mata rutin
  3. Hindari paparan sinar ultraviolet berlebihan, yaitu dengan menggunakan kacamata hitam sebagai pelindung saat melakukan aktivitas di luar rumah.
  4. Menggunakan alat pelindung mata saat melakukan kegiatan yang memiliki risiko cedera dan membahayakan kesehatan mata. 

Cara Mengobati

Cara Mengobati Kanker Melanoma

Apabila telah dipastikan bahwa Anda terkena Kanker mata, biasanya dokter akan melakukan beberapa tindakan medis. Nah, tindakan medis yang biasanya dilakukan dokter mata adalah sebagai berikut:

Operasi

Operasi dilakukan untuk menggunakan jaringan melanoma yang terdapat pada mata. jenis operasi yang dilakukan tergantung dengan ukuran dan gejala dari kanker. Apabila kanker berukuran kecil, operasi yang dilakukan adalah dengan mengangkat jaringan sel kanker. Sedangkan pada kanker yang berukuran besar, dilakukan operasi untuk mengangkat seluruh mata atau disebut juga enukleasi. Jenis operasi ini dilakukan dengan pemasangan mata palsu untuk memperbaiki tampilan mata.

Radioterapi

Radioterapi merupakan pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan sinar khusus, seperti sinar X atau proton. Tujuan penggunaan sinar ini adalah untuk membunuh sel kanker yang terdapat pada mata. Tindakan medis ini dilakukan sebelum dan setelah melakukan operasi.Penggunaan radiologi sebelum operasi bertujuan untuk mengecilkan tumor, supaya operasi pengangkatannya lebih mudah dilakukan. Sedangkan, radiologi setelah operasi dilakukan untuk membunuh sel kanker yang mungkin masih tersisa setelah melakukan operasi.

Krioterapi

Tindakan medis ini merupakan prosedur pembekuan sel kanker pada mata, sehingga sel kanker akan mengalami kerusakan dan mati.

Terapi Laser

Terapi laser yang biasanya dilakukan untuk pengobatan kanker mata ini ada dua, yaitu:

  • Transpupillary thermotherapy berupa perawatan menggunakan sinar laser yang akan meningkatkan suhu pada area kanker sehingga selnya dapat terbunuh.

  • Fotokoagulasi laser merupakan perawatan laser dengan energi cahaya untuk menggumpalkan jaringan kanker tersebut.

Baca Juga: Retinoblastoma pada Anak. Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya!

Segera hubungi dokter apabila mengalami gejala-gejala di atas atau terdapat keanehan pada mata. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir resiko yang terjadi, sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan cepat. Lakukan konsultasi dokter mata yang terpercaya. Yukk, kunjungi National Eye Center untuk penanganan dan pengalaman yang lebih baik!!

Sumber

dr. Idham Mustahid Arifin, Sp.M

Yuks Simak Video Edukasi Untuk Kesehatan Mata Anda!